Rabu, 1 September 2010

muhasabah hamba

Salam Ramadhan Kareem
Alhamdulillah, ALLAH masih memberi saya peluang untuk terus hidup atas muka bumi ni
DIA pinjamkan saya nyawa untuk terus menggapai redhaNYA..

Alangkah malunya diri ini andai tidak menghargai semua pemberian ALLAH
Alangkah hinanya diri kalau terus-terusan meminta dari ALLAH tapi
dalam masa yang sama terus-terusan melakukan maksiat..
Hamba jenis apa kita ini?
Hakikatnya saya lebih menegur diri saya yang hina ini..

Alangkah sedihnya kita ini menangisi perkara keduniaan lebih daripada menangisi perkara keakhiratan
Sedangkan dunia itu hanya pinjaman
Sedar tak sedar, Ramadhan semakin pergi
Tapi
Apa yang sudah kita lakukan?
Mengejar benda-benda duniawi seakan-akan benda itu kekal
Setahun hanya sekali
Itulah Ramadhan
Bukan sekadar Syawal sahaja
Seakan-akan Ramadhan kali ini berlalu begitu sahaja
di corong-corong radio sudah kedengaran lagu raya
Apakah Ramadhan itu sekadar berpuasa kemudian raya?
Ramadhan itu satu tarbiyah yang sangat indah buat saya
Segala ujian , mehnah yang ALLAH berikan pada saya menjadikan saya tidak lupa yang saya ini memang seorang hamba
Lemah tanpa kehadiranNYA
Allah itu sangat dekat tapi kadang-kadang kita ini yang menjauhkan diri dariNYA
Walau berapa banyak dosa pun kita,
Tetap dikabulkan doa
Takkan tak terdetik rasa malu pada ILAHI?

Merasa diri hebat sedangkan kita lupa itu semua ALLAH punya
Berbangga dengan ilmu yang ada, sedangkan kita lupa ALLAH boleh hilangkan bila-bila sahaja ilmu di dada kita
Berbangga dengan ibadat, sedangkan kita lupa rahmat ALLAH yang gerakkan kita untuk melakukan ibadah
Berbangga dengan kecantikan diri, sedangkan kita lupa bila-bila masa sahaja ALLAH boleh ubah wajah kita
Kadang-kadang berbangga dengan pakaian
Aurat sudah ditutup tetapi niat di hati tidak dibersihkan
Menutup aurat semata-mata ingin dapat pujian
Sedangkan pujian itu satu ujian di mana
Kita sendiri yang akan menanggungnya di akhirat sana
Memandang diri hebat dan mulia sebab banyak amalan, banyak nikmat yang ALLAH bagi
Siapa tahu
Amalan itu ibarat debu, sebab dihiasi dengan riak, ujub
Siapa tahu
nikmat itu sebenarnya istidraj
ALLAH bagi sebab nak bagi kita makin terpesong
Adakah kita ini Firaun abad millenium?
Selalu lupakan ALLAH,
Selalu rasa diri ini bersih daripada dosa
Dan
Merasakan orang lain lebih banyak dosa daripada kita
Kita lupa, kita takabbur
Ingat!
Siapa takabbur pasti lebur!!
Semua insan itu hamba ALLAH
Sehina mana pun dia di mata manusia
Sekali dia merintih
ALLAH pasti dan pasti akan dengar
Sebab
ALLAH suka mendengar rintihan seorang hamba
ALLAH lebih suka kalau kita merintih padaNYA
Tapi kita?
Suka merintih dan mengadu pada manusia
Jadi ALLAH itu untuk siapa?
ALLAH tak perlukan kita
Tapi kita yang hina dan dhaif ni perlukan ALLAH
Yakinkah kita pertemuan dengan ALLAH?
Kalau yakin kenapa masih banyak tertawa?
Kalau yakin kenapa masih terus-terusan sedih dengan ujian dunia?
Ujian itu satu nikmat
Sedangkan nikmat itu satu ujian
Tapi kita?
Terlalu inginkan nikmat dari ujian
Bila dapat nikmat, lupa pada yang memberi nikmat

Kita ini..
Selalu lupa mati
Hebat sangatkah kita
Kebal sangatkah kita untuk hadapi seksa kubur?
Siapa tahu saat sakaratul maut..
Wajah cantik yang ALLAH kurniakan ini berubah bentuk
Siapa tahu saat sakaratul maut..
Badan yang kurus menjadi berat mayatnya
Siapa tahu saat sakaratul maut
Kulit yang cerah menjadi hitam?
Pernah terfikir kemungkinan yang akan berlaku?
Sesungguhnya dengan rahmat ALLAH dan amalan kita sahaja yang mampu menolong kita

ALLAH ampuni kami...
Kami ni banyak dosa
Kami ni tak layak nak masuk syurga
Tapi
Kami ni tak mampu nak hadapi azab neraka
Matikanlah kami sebagai seorang muslim
Peliharalah aib kami semasa hidup dan setelah mati
Pertemukanlah kami dengan Rasulullah dan Para Sahabat
Walaupun kami tahu kami ni tak layak untuk berjumpa mereka

ALLAH
Rasakanlah dalam hati kami kehinaan dan kehambaan
Selagi kami masih bergelar hambaMU
Rasakanlah dalam hati kami kekhusyukan dan keikhlasan
Ketika kami melakukan ibadatMU
Rasakanlah dalam diri kami
Yang kami ini lebih hina daripada hambaMU yang lain
Rasakanlah dalam diri kami
Saat bersamaMU itu lebih indah
Daripada saat kami bersama manusia

ALLAH
Terimalah amalan kami
Walaupun amalan kami macam kain buruk
Makbulkan doa kami
Kalau bukan Engkau yang makbulkan siapa lagi?
Ampunkan dosa kami
Kalau bukan Engkau yang ampunkan siapa lagi?

Teringat kata-kata tok guru:
" inni abduk, wa enta rabbi"
Sesungguhnya aku ini hambaMU dan Engkau Tuhanku

Jadi,siapa kita disisi ALLAH?

Sama-sama koreksi diri
Moga berjumpa malam Lailatulqadr
Moga ini bukan Ramadhan terakhir kita

p/s: doakan perjalanan saya ke Johor malam ini baik-baik sahaja

wallahua'lam





0 ulasan:

 

احفظ الله يحفظك Copyright © 2011 -- Template created by O Pregador -- Powered by Blogger